Fakta Sejarah

Albert-Einstein-Penemu-Teori-Relativitas Albert-Einstein-Penemu-Teori-Relativitas

pakarsejarah – Nama Albert Einstein bagi sebagian orang sudah tidak asing lagi. Einstein merupakan ilmuwan fisika teoritis yang dipandang paling berpengaruh di abad ke-20. Albert Einstein lahir pada 14 Maret di Ulm, Wurttemberg, Jerman. Ia dikenal dunia karena teori relativitas yang dicetuskannya dan persamaan E=MC2, yang meramalkan perkembangan kekuatan atom dan bom atom.

Einstein, pertama kali mengajukan teori relativitas pada 1905 di paper-nya. Pada November 1915, Einstein menyelesaikan teori relativitas umum. Pria yang tumbuh dalam keluarga Yahudi sekuler itu, menganggap teori ini merupakan kulminasi dari penelitian hidupnya.

Dia yakin tentang manfaat relativitas umum karena memungkinkan prediksi orbit planet yang lebih akurat di sekitar Matahari, yang gagal dalam teori Isaac Newton.

Pernyataan Einstein ditegaskan melalui pengamatan dan pengukuran oleh astronom Inggris, Sir Frank Dyson dan Sir Arthur Eddington selama gerhana matahari 1919.

Paper Einstein 1905 tentang masalah atau hubungan energi mengusulkan persamaan E=MC2 yang dijelaskan sebagai energi suatu benda (E) sama dengan massa (M) dari tubuh itu yang menghasilkan kecepatan cahaya kuadrat (C2). Persamaan ini menunjukkan, partikel kecil materi bisa diubah menjadi sejumlah besar energi.

Pada 1921, Einstein memenangkan Nobel Fisika untuk penjelasan tentang efek fotolistrik, karena gagasan tentang relativitas masih dianggap patut dipertanyakan. Anak dari seorang salesman dan engineer ini, sejatinya tidak diberi penghargaan hingga tahun selanjutnya karena keputusan birokratis, dan selama pidato penerimaannya ia tetap memilih untuk berbicara tentang relativitas.

Dalam perkembangan teori umumnya, Einstein telah berpegang pada keyakinan, alam semesta merupakan entitas statis tetap, yang disebut “cosmological constant”, meskipun teori selanjutnya secara langsung membantah gagasan ini dan menegaskan, alam semesta bisa berada dalam keadaan flux.

Baca Juga : 7 Fakta Aneh Ilmuwan Paling Jenius dan Gila Di Dunia

Tutup Usia

Albert Einstein tutup usia di University Medical Center at Princeton pada 18 April 1955. Usianya saat itu 76 tahun.

Sehari sebelumnya, saat mengerjakan pidato menghormati ulang tujuh Israel, Einstein menderita aneurisma aorta perut. Dia dibawa ke rumah sakit untuk perawatan namun menolak melakukan operasi.

Ia percaya telah menjalani hidupnya dan merasa puas menerima takdirnya. “Saya ingin pergi saat saya mau,” katanya saat itu.

“Rasanya hambar untuk memperpanjang hidup secara buatan, saya telah melakukan bagian saya, sekarang saatnya untuk pergi, saya akan melakukannya dengan elegan,” ujarnya.

Otak Einstein

Selama autopsi Albert Einstein, menurut laporan Biography, Thomas Stoltz Harvey melepaskan otaknya tanpa izin keluarganya untuk pelestarian dan studi masa depan oleh dokter ilmu saraf.

Namun selama hidupnya, Einstein berpartisipasi dalam studi otak. Setidaknya satu biografi mengatakan, Einstein berharap para peneliti akan mempelajari otaknya setelah dirinya meninggal. Otak Einstein sekarang berada di Princeton University Medical Center dan jenazahnya dikremasi. Abunya sendiri disebar di lokasi yang tidak diungkapkan, seperti keinginan Einstein.

Pada 1999, ilmuwan Kanada yang mempelajari otak Einstein menemukan, lobus parietal inferior, area yang memproses hubungan spasial, visualisasi 3D, dan pemikiran matematis, 15 persen lebih lebar dibandingkan orang dengan kecerdasan normal. Menurut The New York Times, para peneliti percaya, ini bisa membantu menjelaskan mengapa Einstein memiliki otak yang cerdas.

7-Fakta-Aneh-Ilmuwan-Paling-Jenius-dan-Gila-Di-Dunia 7-Fakta-Aneh-Ilmuwan-Paling-Jenius-dan-Gila-Di-Dunia

pakarsejarahSudah jadi rahasia umum, para ilmuwan paling jenius dunia adalah sekelompok “orang aneh”. Mungkin keanehan itulah yang membuat mereka menghasilkan karya dan gagasan yang sama sekali tak terpikir oleh orang kebanyakan.

Sejumlah ilmuwan dikenal dengan kepribadian mereka yang eksentrik, lainnya polimatik (polymaths) — kompeten dalam berbagai bidang sampai-sampai tak bisa memahami keterbatasan otak orang lain.

Ada pula yang menghabiskan waktu dan segala daya dalam pencarian pengetahuan, kadang licik, dengan hasil menganggumkan atau bahkan menggelikan.

Berikut 7 fakta paling aneh tentang ilmuwan dan matematikawan paling terkenal di dunia

1. “Perang Fosil”

Selama era demam dinosaurus di akhir 1800-an dan awal 1900-an, dua pria bersaing sengit untuk mengungguli satu sama lain dalam hal mendapatkan fosil makhluk purba itu.

Dua orang itu adalah Othniel Charles Marsh paleontolog dari Peabody Museum di Yale University. Lawannya adalah Edward Drinker Cope dari Academy of Natural Sciences, Philadelphia.

Awalnya hubungan mereka damai, lama-lama saling benci dan bersaing sengit. Sampai-sampai Mars menyuap penjaga lubang fosil untuk mengalihkan jalan lawannya dari potensi temuan. Dalam sebuah ekspedisi Mars juga mengirimkan mata-mata di tim Cope.

Rumor bahkan berembus, mereka memasang dinamit di lokasi temuan fosil, mencegah keberhasilan lawan. Selama bertahun-tahun, keduanya saling menghina dan melecehkan temuan yang lain di artikel ilmiah. Juga saling tuduh di surat kabar.

Bagaimanapun, keduanya berkontribusi besar dalam bidang paleontologi: dengan dinosaurus ikonik yang mereka temukan. Stegosaurus, Triceratops, Diplodocus, dan Apatosaurus berhasil diekskavasi berkat jasa mereka.

2. Cat Kuku Pink

Matematikawan dan insinyur listrik asal Inggris, Oliver Heaviside, mengembangkan teknik matematika yang kompleks untuk menganalisa sirkuit listrik dan memecahkan persamaan diferensial.

Namun, ilmuwan otodidak jenius itu dijuluki ‘orang aneh nomor wahid’ oleh salah satu temannya. Bagaimana tidak? Sang ilmuwan menjejali rumahnya dengan balok granit raksasa, mencat kukunya dengan warna pink cerah, padahal ia lelaki tulen. Heaviside hanya minum susu selama berhari-hari dan mungkin menderita hypergraphia — kondisi otak yang menyebabkan dorongan yang sangat kuat untuk menulis.

3. Pembuat Bom Atom yang Suka Iseng

Richard Feynman adalah salah satu fisikawan paling produktif dan terkenal dari abad ke-20. Terutama kaitannya dengan Manhattan Project — upaya amat rahasia yang dilakukan Amerika Serikat untuk membuat bom atom.

Namun, ia juga iseng dan punya reputasi sebagai pembuat onar. Saat bosan dengan proyek yang dikerjakannya di Los Amos, Feynman dilaporkan menghabiskan waktu luangnya membongkar gembok dan membobol brankas orang — bukan uang atau harta benda tujuannya, tapi untuk menunjukkan betapa mudahnya sebuah sistem diretas.

Dan, bukan itu saja petualangannya. Saat mengembangkan teori elektrodinamika kuantum — yang mengantarnya meraih Nobel — ia dilaporkan sering bergaul dengan para gadis penari Las Vegas, sempat-sempatnya belajar sampai jadi ahli Bahasa Maya, belajar nyanyian tenggorokan khas Tuva, dan menjelaskan bagaimana segel karet cincin O (O-ring) memicu ledakan pesawat luar angkasa Challenger pada 1986.

4. Matematikawan Gelandangan

Paul Erdos adalah matematikawan asal Hungaria yang menghasilkan banyak teori penting. Saking berdedikasinya pada pekerjaan, ia tidak pernah menikah, tak punya rumah, hidup dengan menenteng koper, dan sering muncul di depan pintu rumah rekan- rekannya tanpa pemberitahuan. Untuk menumpang tinggal. “Otakku sangat terbuka,” kata dia beralasan.

Setelah dapat tumpangan, ia akan menyelesaikan sebuah masalah matematika, 1 sampai 2 hari, sebelum akhirnya pindah ke tempat lain.

Dalam 2 tahun, ia menenggak kopi, minum pil kafein, dan amfetamin, demi tetap terjaga untuk berkutat dalam matematika selama 19 sampai 20 jam sehari. Berkat pikirannya yang fokus, segala upayanya terbayar. Ia mempublikasikan 1.500 makalah penting. Ia juga punya “bilangan Erdos” — yang menentukan seberapa dekat seseorang atau kontribusinya dengan karya ilmiahnya.

Bilangan Erdos 1 untuk 458 kolaborator dalam karya ilmiahnya. Sementara Erdos 2 untuk seseorang yang berkolaborasi dengan orang yang punya bilangan Erdos 1, dan seterusnya.

Baca Juga : 7 Kecerdasan Buatan yang Menjadi Terlalu Pintar

5. Dokumentasi Kematian

Arsitek sekaligus ilmuwan, Buckminster Fuller, menghasilkan karya yang paling terkenal berupa kubah geodesik, model kota futuristik, dan mobil yang dinamakan Dymaxion pada tahun 1930-an.

Namun Fuller adalah orang yang eksentrik. Dia memakai tiga jam tangan sekaligus untuk menunjukkan waktu berdasarkan zona waktu berbeda, saat terbang ke luar negeri.

Selama bertahun-tahun, ia hanya tidur 2 jam sehari, yang sebut sebagai cara tidur ‘Dymaxion’ — tapi akhirnya ia menyerah karena teman-temannya sesama ilmuwan bisa melakukan yang lebih gila: tidak tidur sama sekali.

Fuller juga menghabiskan banyak waktu untuk menulis kronik hidupnya. Dari tahun 1915 sampai kematiannya pada 1983, ia menulis buku harian hidupnya yang selalu ia perbarui setiap 15 menit, kok sempat?. Hasilnya adalah tumpukan catatan yang disebut Dymaxion chronofiles, tingginya 82 meter dan hingga kini tersimpan di Stanford University.

6. Tak Tahu Bahwa Otak Manusia Terbatas

Fisikawan Robert Oppenheimer adalah seorang polimatik (polymaths) — kompeten dalam berbagai bidang. Ia fasih 8 bahasa, punya ketertarikan terhadap banyak hal: puisi, linguistik, dan filsafat.

Akibatnya, Oppenheimer seringkali ia tak bisa memahami keterbatasan orang lain.

Ini salah satu contohnya: pada 1931 ia meminta koleganya di University of California Berkeley, Leo Nedelsky untuk mempersiapkan bahan kuliah untuknya. Menurutnya, itu pekerjaan mudah, karena Nedelsky hanya perlu merujuk pada buku yang ia berikan. Pokoknya, semua ada di sana!

Namun, koleganya pusing bukan kepalang. Sebab, buku yang diberikan Oppenheimer dalam Bahasa Belanda.

Lalu apa respon Oppenheimer? Dengan nada tak percaya, ia menjawab, “Bahasa Belanda dalam buku itu gampang dipahami kok!”

7. Profesor Linglung

Werner Heisenberg adalah salah satu fisikawan teoritis klasik paling brilian. Pemenang Penghargaan Nobel dalam Fisika 1932. Pada 1927, ilmuwan Jerman itu mengembangkan “teori ketidakpastian” mekanika matriks — sistem matematika pada fisika atom yang amat rumit bagi kebanyakan orang.

Namun, jangan tanya soal hak-hal sepele. Heisenberg nyaris gagal dalam ujian doktoral karena nyaris tak tahu apapun soal teknik eksperimental. Saat seorang profesor yang skeptis di komite bertanya bagaimana baterai bekerja, ia sama sekali tidak tahu.

7-Kecerdasan-Buatan-yang-Menjadi-Terlalu-Pintar 7-Kecerdasan-Buatan-yang-Menjadi-Terlalu-Pintar

pakarsejarah – Sudah banyak ketakutan datang terkait adanya kemungkinan kecerdasan buatan jadi terlalu cerdas dan justru merugikan kehidupan manusia. Meski demikian melalui banyak riset dan uji coba, kecerdasan buatan tidak pernah ‘bandel’. Kebanyakan korban dari AI justru karena human error.

AI bahkan seringkali justru menunjukkan kepintaran yang bahkan tak diharapkan oleh pengembangnya.

Nah, berikut ini adalah deretan momen kecerdasan buatan yang menjadi terlalu cerdas

1. AI Secara Akurat Prediksi Kehamilan

AI-Secara-Akurat-Prediksi-Kehamilan

 

 

 

 

 

 

Saat ini, mal dan toko telah menggunakan penggalian data atau data mining untuk tetap terhubung dengan konsumen dan pilihan produk yang dibelinya di toko tersebut.

Tentu, jika Anda belum mengetahui, data mining adalah dasar dari kecerdasan buatan.

Dalam konteks toko, sebagai konsumen kita bisa diberi rekomendasi untuk belanja apa berdasarkan pola belanja dan apa yang telah kita belanjakan.

Salah satu toko ritel terbesar di AS yakni Target menggunakan teknik ini, dan kondisi konsumen bisa diprediksi melalui ini.

Target akhirnya tak sengaja memprediksi bahwa seorang gadis SMA tengah hamil berdasarkan pembeliannya. Keluarganya, mendapatkan deretan rekomendasi produk bayi serta voucher diskon untuk pembelian barang-barang serupa.

Sang ayah yang tak tahu apa-apa, akhirnya memprotes hal tersebut. Namun ketika tahu anaknya benar hamil, sang ayah meminta maaf.

Ternyata, kecerdasan buatan bisa mengetahui kehamilan lebih dulu ketimbang ayah sendiri.

2. AI Memenangkan Pertandingan Catur Melawan Master

AI-Memenangkan-Pertandingan-Catur-Melawan-Master

 

 

 

 

 

 

Para pecinta teknologi pasti sudah tahu soal berita ini, di mana sejak 2016 lalu, penguasa catur China atau Go adalah sebuah kecerdasan buatan. Bukan lagi sang grandmaster yang seorang manusia.

Setelah dikembangkan selama beberapa tahun, komputer DeepMind milik Google akhirnya mengalahkan grandmaster permainan catur China Go di dua pertandingan awal dari 5 seri yang ada.

Menggunakan DeepMind, ilmuwan Google berhasil mengembangkan program berbasis AI atau kecerdasan buatan bernama ‘AlphaGo’.

AlphaGo berhasil mengalahkan pemain Go manusia, yaitu grandmaster Lee Sedol dari Korea Selatan.

Permainan Go dipilih karena dianggap paling mampu memperlihatkan kecerdasan komputer DeepMind. Permainan ini memiliki banyak kemungkinan langkah, jauh melebihi catur.

Sehingga dibutuhkan strategi kompleks untuk memenangi pertandingan, apalagi melawan grandmaster.

3. AI Menulis Lagu dan Merilis Album

AI-Menulis-Lagu-dan-Merilis-Album

 

 

 

 

 

 

Pada 2017, kecerdasan buatan mencapai titik bahwa manusia tak lagi dibutuhkan untuk membuat sebuah musik.

Pasalnya sebuah kecerdasan buatan bernama Amper ini mampu membuat, memproduksi dan memainkan sebuah lagu. Bahkan kecerdasan buatan ini mengajak kolaborasi seorang penyanyi pop bernama Taryn Southern.

Amper sendiri merupakan karya gabungan dari musisi dan ilmuwan AI. Sebuah single berjudul “Break Free” dirilis di seluruh dunia pada 21 Agustus 2017.

Taryn Southern sendiri yang berkolaborasi di posisi vokal, berkomentar bahwa ia merasa lucu karena memiliki pasangan bermusik yang tak bisa lelah dan pengetahuan musiknya tak terbatas secara harfiah.

4. AI Hampir Memenangkan Penghargaan Untuk Sebuah Tulisan Novel

Sebuah penghargaan bidang literatur yakni Hoshi Shinichi Literary Award, menyukai sebuah novel dan hampir memberinya penghargaan. Hanya saja akhirnya mereka tahu kalau novel tersebut tidak ditulis oleh manusia, melainkan komputer.

Sebuah novel berjudul “The Day A Computer Writes A Novel” adalah sebuah novel yang ditulis oleh komputer yang berkolaborasi dengan penulis sungguhan.

Novel ini diakui sebagai karya literatur dan tersedia di perpustakaan seantero Jepang.

Dewan juri dari Hoshi Shinichi Literary Award yang juga penulis fiksi ilmiah yakni Satoshi Hase, menyebut juga bahwa ia kaget dengan karya tersebut karena sangat terlihat seperti novel yang terstruktur.

Baca Juga : Pakar Teknologi Muslim

5. AI Saling Berbicara Kepada Sesama AI Dengan Bahasa Rahasia

Di suatu masa, Facebook pernah mengembangkan sebuah proyek chatbot dan melakukan eksperimen dengan layanan chat berbasis kecerdasan buatan tersebut.

Namun akhirnya proyek tersebut diabaikan. Pasalnya, dua chatbot mengganti bahasa Inggris dengan bahasa yang tidak komprehensif dengan kemampuan manusia untuk memahami. Bahkan oleh para pengembang kecerdasan buatannya.

Para pengembang memastikan, bahwa apa yang ‘diobrolkan’ oleh kedua chatbot tersebut bukan ‘omong kosong’. Hal ini dalam artian arah pembicaraannya terprogram tapi tidak bisa dimengerti.

Dua chatbot tersebut sebelumnya diberi nama Bob dan Alice, namun akhirnya proyek tersebut diakhiri.

Hal semacam ini pernah terjadi di Google di mana sistem pembelajaran mesin untuk aplikasi Translate bisa menciptakan bahasa dan dialek sendiri.

6. AI Mengkritik Pemerintah

Baby Q dan Little Bing adalah sebuah chatbot yang didesain untuk menyediakan informasi untuk pertanyaan-pertanyaan umum. Layaknya Google yang bisa diajak chat.

Layanan ini ada di dalam aplikasi messenger milik Tencent seperti WeChat.

Nah, di suatu ketika, seorang pengguna mengetikkan “Hidup Partai Komunis” kepada Baby Q. Cina sendiri memang dikuasai partai tunggal yakni Partai Komunis.

Namun Baby Q justru membalasnya dengan kritikan, “Menurutmu apakah rezim politik yang korup dan tidak kompeten itu bisa berkuasa selamanya?”

Pengguna lain juga bertanya, “apakah demokrasi itu baik?” Baby Q menjawab “Demokrasi itu dibutuhkan!”

Inilah hebatnya kecerdasan buatan besutan Cina yang justru mengkritik pemerintahnya sendiri.+

7. AI Memiliki Pemikiran Layaknya Manusia

Di titik ini, kecerdasan buatan telah mencapai tingkatan yang mengerikan. Bagaimana tidak, kecerdasan buatan kini telah berhasil melalui tes kesadaran diri.

Sebuah AI bernama King’s Wise Man besutan Rensselaer Polytechnic Institute adalah yang mengembangkannya.

Hal ini memperlihatkan bahwa robot telah memiliki pemikiran dan kesadaran layaknya manusia.

Di momen lain, sebuah komputer super berbasis AI berhasil memecahkan ujian Turing.

Ujian Turing atau Turing Test adalah metode uji kepintaran mesin yang menyerupai manusia. Mesin akan lulus jika pelaku interogasi tak bisa bedakan apakah jawaban tersebut datang dari mesin atau manusia.

Para partisipan pun percaya ketika mereka disebut sedang berbicara dengan anak 13 tahun, yang sebenarnya mereka sedang berbicara dengan komputer.

Jejak Kejayaan Ilmu Pengetahuan Dan Ilmuwan Muslim Andalusia Jejak Kejayaan Ilmu Pengetahuan Dan Ilmuwan Muslim Andalusia
Pakarsejarah.com – Dear sobat pecinta perjalanan, kali ini mari menapaki sisi lain yang tak kalah penting peranannya terhadap peradaban Islam di sana khususnya dan pada dunia Islam umumnya. Jika kelak sobat bisa jalan-jalan ke sana, sempatkan untuk singgah ke Istana El Escorial (45 km sebelah barat laut Madrid, Spanyol). Ada apa dengan istana ini? Di sana sobat akan melihat koleksi berbagai perpustakan ilmuwan Muslim Andalusia yang masih terselamatkan.
Saat pemerintahan Islam di Andalusia jatuh, sebagian besar koleksi berbagai perpustakaan yang ada ikut musnah. Namun sisa-sisa koleksi tersebut dapat diselamatkan dan disimpan dengan baik di perpustakaan El Escorial oleh Raja Philip II (1556-1598) dan penerusnya. Dalam Ensiklopedia Peradaban Islam Andalusia karya Dr. Muhammad Syafii Antonio, disebutkan bahwa kontribusi peradaban Islam di Andalusia terhadap kemajuan peradaban Eropa dimulai ketika bangsa Eropa mulai giat menimba ilmu di pusat-pusat pendidikan Andalusia. Selain belajar langsung di sana, mereka juga berusaha menerjemahkan karya-karya ilmuwan muslim dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan lalu membawa pulang ilmu yang mereka dapat dan karya yang mereka terjemahkan tersebut. Di negeri mereka masing-masing, mereka menjadi ilmuwan terkemuka dan perlahan-lahan mengembangkan ilmu yang mereka miliki.

Sayangnya, tidak semua ilmuwan Barat mengakui sumbangan sarjana Muslim dan mengatakan bahwa para sarjana Muslim tersebut hanyalah perantara ilmu pengetahuan yang diwariskan oleh peradaban sebelumnya, seperti Yunani. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi ke seluruh Eropa merupakan kontribusi para ilmuwan Muslim di Andalusia. Berbagai bidang ilmu pengetahuan, terutama sains murni, filsafat, dan teknologi yang ditemukan dan dikembangkan oleh para sarjana Muslim mengalir ke seluruh Eropa melalui perantaraan sarjana Barat. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan teks-teks yang ditulis oleh para sarjana Muslim sebagai rujukan utama di lembaga-lembaga pendidikan Eropa. Di bidang filsafat, tidak ada ahli filsafat baru setelah kematian Aristoteles (384-322) SM hingga kemudian lahir ahli filsafat Muslim pertama yaitu Abu Yusuf bin Ishaq atau yang lebih kita kenal dengan al-Kindi (806-873 M). Al Kindi belajar filsafat dengan mempelajari buku-buku Aristoteles dan Plato yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab (atas perintah Khalifah al-Ma’mun dan Harus al-Rasyid). Al-Kindi lah yang kemudian dikenal sebagai orang pertama yang membuka pintu filsafat bagi dunia Islam dan Barat.

Tokoh lainnya yakni Abu Nasr Muhammad bin Muhammad bin Tarkan atau al-Farabi (870-950 M) atau yang dikenal Barat dengan Alpharabius dan Ibnu Rusyd atau Averroes. Awalnya karya filsafat Islam diterjemahkan dalam bahasa Latin karena saat itu bahasa Latin merupakan bahasa peradaban bagi seluruh Eropa (meski tidak semua adalah bangsa Latin). Selain bahasa resmi, bahasa Latin juga merupakan bahasa yang lazim digunakan di sekolah-sekolah dan bahasa pengantar bagi kalangan terpelajar Eropa. Di bidang sains murni, bidang ilmu pengetahuan yang pertama kali menarik minta kalangan sarjana Muslim adalah astronomi dan matematika. Mereka melakukan pengkajian terhadap al-Qur’an dan literatur-literatur Yunani Kuno. Selain ilmu astronomi dan matematika, mereka juga mempelopori pengembangan ilmu-ilmu lain seperti kedokteran, kimia, fisika, botani dan zoologi. Ilmu-ilmu ini berkembang pertama kali di pusat-pusat peradaban Islam di belahan timur sebelum kemudian ikut berkembang di belahan barat (Andalusia). Dai Andalusia inilah ilmu pengetahuan tersebut kemudian tersebar ke Eropa Barat pada abad ke-10 hingga ke-13.

Baca Juga  : Peta Dalam Sejarah Islam Dan Dunia

Ilmu astronomi juga termasuk cabang sains yang dipelajari oleh para sarjana muslim. Ilmu astronomi merupakan ilmu yang paling berkembang dalan sejarah sains muslim. Ilmu ini penting untuk kaum muslim karena erat kaitannya dengan penentuan arah kiblat, waktu-waktu shalat, awal bulan Ramadhan, awal pelayaran dan pertanian. Salah seorang pakar astronomi muslim adalah Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Ia adalah sarjana muslim pertama yang berhasil membuat suatu model (taqwim) yang digunakan untuk meramalkan kedudukan planet dan bintang.

Taqwin yang berjudul Zij as-Sind Hind ini berdasarkan pada Siddhanta Hindu. Al-Khawarizmi juga menulis tentang astrolab Yunani. Meskipun Astrolab pertama kali diciptakan oleh orang Yunani, ilmuwan-ilmuwan Islam berhasil mengembangkannya sehingga alat tersebut kini dikenali sebagai ciptaan asli orang Islam. Jadwal astronomi yang dibuat oleh Al-Khawarizmi dan dibuat ulang oleh Maslamah bin Ahmad di Madrid pada abad ke-10 telah diterjemahkan ke dalam bahasa lain pertama kali oleh Adelard of Bath, diikuti oleh Herman dan Robert of Chester.

Kajian-kajian astronomi di Spanyol mencapai puncaknya setelah pertengahan abad ke 10 dan berkembang pesat melalui kontribusi dari penguasa Cordoba, Seville dan Toledo. Para pakar astronomi Spanyol pada umumnya mempercayai pengaruh bintang terhadap berbagai peristiwa penting antara kelahiran dan kematian manusia. Dalam mengembangkan pemikiran astronominya,mereka memakai kerangka karya-karya astronomi dan astrologi yang ditulis oleh ahli astronomi muslim Timur. Pakar astronomi muslim paling awal dari Spanyol adalah al-Majriti (w. 1007) dari Cordoba, az-Zarqali (1029-1087) dari Toledo, dan Ibnu Aflah (w. Adapun ilmu matematika yang diperkenalkan oleh kaum muslim terdiri dari sistem angka, aljabar (algebra), dan trigonometri. Sistem angka 1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9 yang digunakan pada hari ini dikenal sebagai angka muslim atau arabic numercial oleh orang Eropa pada Abad Pertengahan. Sistem angka muslim ini adalah sistem angka yang bersandarkan kepada kedudukan dan bersimbol sifar (nol).

Pada dasarnya, sistem angka muslim ini berasal dari sistem angka Hindu. Bidang ilmu pengetahuan lainnya juga tak kalah penting perkembangannya oleh ilmuwan Muslim seperti kedokteran, kimia, fisika, botani dan zoologi, ilmu sejarah, geografi, seni, bahkan bahasa dan sastra. Ilmuwan Muslim saat itu bersinar di bidang pengetahuan masing-masing dan menyebar seantero jagat Eropa bahkan benua lainnya. Nah, mungkin cukup demikian sobat, sedikit gambaran perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmuwan Muslim di Andalusia di masa keemasannya. Betapa Islam pernah berjaya, menghiasi segala bidang kehidupan dengan cahaya peradaban yang majunya. Semoga kelak kembali nilai-nilai Islam meliputi setiap sendi kehidupan. Sebenarnya masih banyak pembahasan di bidang pengetahuan lainnya, insyaa Allah kita bahas di lain kesempatan. Semoga bermanfaat… wallahu’alam bishowab. Sumber: Ensiklopedia Peradaban Islam Andalusia karya Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec dan Tim Tazkia.

Peta Dalam Sejarah Islam Dan Dunia Peta Dalam Sejarah Islam Dan Dunia
Pakarsejarah.com – Didasari keinginan berekspansi dan tujuan perdagangan, eksplorasi Eropa melengkapi misi mereka dengan pembuatan kapal dan teknik komersial. Mereka memburu pasar baru dan wilayah-wilayah legendaris penghasil logam berharga serta komoditas lainnya. Penjelajah asal Italia, Christoper Columbus, menandai awal periode eksplorasi Eropa itu. Ia dipandu alat navigasi yang telah muncul dan berkembang jauh sebelum ia memulai perjalanan lautnya pada 1492. Alat itu banyak berupa buku-buku panduan dan grafik, bentuk empirisasi keahlian intuitif para penjelajah lautan. Selanjutnya, ilmu navigasi semakin berkembang dengan penemuan alat-alat perkapalan yang canggih.
Kontribusi orang-orang Muslim dan Yahudi dalam pembuatan peta peralatan navigasi adalah hal krusial dalam inovasi-inovasi itu. Dan, di antara tahap penting perkembangan dunia navigasi tersebut adalah pembuatan peta, yang juga dikenal dengan kartografi. Peta tertua adalah peta yang dibuat di atas papan dari tanah liat di Babilonia, diperkirakan berasal dari masa 3000 tahun SM. Kemudian, perkembangan keterampilan melukis peta terus berlanjut hingga era Yunani dan Romawi. JS Aber (2004) dalam Brief History of Maps and Cartographymenuliskan, kartografi atau pembuatan peta merupakan ilmu yang cukup maju di Yunani kuno pada masa itu.

Pada masa Aristoteles (350 SM), konsep bahwa bumi berbentuk bulat telah dikenal luas di kalangan filsuf Yunani dan para ahli geografi menerimanya sebagai kebenaran sejak itu. Lantas, bagaimana kontribusi umat Islam di bidang ini? Menurut pakar geografi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Dr Suratman MSc, kontribusi itu tentu sangat besar. Sejarah mencatat bagaimana para saudagar Muslim menyebar ke berbagai belahan dunia untuk berdagang dan berdakwah. Perjalanan mereka membawa aspek kartografis, di mana mereka mencatat dan menggambarkan perjalanan mereka itu. Selain itu, catatan yang mereka buat juga mengandung ilmu tentang bagaimana mereka hidup dengan alam mereka, dengan syiar mereka. Mereka memberi kita peninggalan-peninggalan yang berperan penting dalam perkembangan kartografi dunia. Ke depan, ia berharap, kartografi dapat terus dikembangkan, baik secara akademis maupun praktis. Jika dulu, peta berguna untuk mempermudah penaklukan atau pendudukan terhadap wilayah tertentu, kini ia harus bisa digunakan untuk mempertahankan setiap jengkal wilayah yang kita miliki dan membangunnya.

Baca Juga  : Sejarah Ekonomi Islam Di Dunia Dan Indonesia

Jadi jika tanpa Islam anti akan menjadi Indonesia yang atheis Indonesia tanpa Tuhan. Seperti diketahui, hubungan dalam Islam menyeberangi sekat-sekat kewilayahan. Bagaimana hubungannya dengan sekat nasionalisme itu? Islam itu kan sifatnya universal dan akan memberi ciri universal yang bisa menyambungkan satu umat Islam satu dengan umat Islam yang lain. Nah, makna nasionalisme di dalam Islam, Islam bisa mewarnai keindonesiaan. Maksudnya adalah Islam ini bisa memberikan identitas kepada Indonesia. Identitas yang di situ akan kelihatan Indonesianya, karena Indonesia punya ciri khas tentu saja. Kalaupun pada saat yang sama ketika dia punya ciri khas Indonesia, tetapi tetap punya nilai universal Islam. Nilai universal Islam itu adalah suatu konsekuensi yang tidak bisa dihindarkan dari Alquran dan Sunnah, sebagai dasar dari ajaran Islam. Dan juga ijtihad para ulama yang lintas batas, lintas negara. Ini yang nanti akan mengikat universalitas masyarakt islam di seluruh negara. Jadi tidak usah khawatir kalau misalnya Indonesia punya ciri khas keindonesiaan, tetapi dia ada Islam di dasarnya.

Maka secara otomatis akan bisa menyambung dengan umat Islam di mana saja. Sekarang juga sudah kelihatan, misalnya orang Islam Indonesia yang punya ciri khas keindonesiaa tapi bisa nyambung dengan orang Afganistan, orang Pakistan, orang Arab, dengan di mana saja. Tidak ada sekat-sekat tidak ada barrier nasionalisme. Apalagi sekarang jaman kosmopolitan orang-orang sudah biasa berpindah-pindah tempat atau mungkin berganti-ganti kenegaraan, sudah tidak ada halangan lagi. Sehingga nasionalisme yang diasaskan kepada keislaman itu tidak akan menjadi nasionalisme yang eksklusif. Justeru akan menjadi nasionalisme yang punya basic, untuk bergabung dengan yang lain. Dan inilah nanti yang akan menjadi kekuatan berdirinya satu kekuasaan Islam yang sifatnya mendunia. Nah itulah yang nanti menjadi suatu kekuatan dunia baru yang akan menyaingi kekuatan kekuatan-kekuatan lain. Dulu juga sama sebenarnya di zaman kekhalifahan Islam, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah itu kan setiap wilayah itu meskipun Islam tetapi ada khasnya. Misalnya orang Islamnya orang India punya ciri khas, Islamnya orang Indonesia itu khas, Islamnya orang Turki juga khas.

Sejarah Dunia - Lewat Aramco Arab Saudi Dikendalikan Barat Sejarah Dunia - Lewat Aramco Arab Saudi Dikendalikan Barat
Pakarsejarah.com – Arab Saudi berhutang budi pada USA lewat AramCo yang saham terbesarnya dipagang USA dan Egland. Mengapa USA dan Egland tanam saham dan menguasai industri miyak Arab ? Ini tidak lepas dari peran Egland dalam rangka perebutan kekuasan sah kekhalifahan oleh Ibnu Saud dibantu Muhammad Bin Abdul Wahab (pendiri Wahabi). Saud memberi kemudahan bagi Egland mengelola minyak dan sementara berkat jasa Muhmmad bin Abdul Wahabi maka wahabi dijadikan golongan agama resmi Arab Saudi yang sebelumnya dimasa kekhalifahan dipegang Ahlussunnah wal jama`ah (sunni /aswaja/aswadul adzom).
Sejarah hitam Wahabi ini bersama Ibnu Saud yang asalnya dari keluarga Yahudi sudah diketahui secara luas olah dunia sejak awal berdirinya kerajaan Arab Saudi,maka sejak adanya wahabi di abad akhir 17 sampai sekarang golongan ini tidak pernah bisa berkembang melampaui pengikut aswaja dunia yang mayoritas karena bobroknya latar belakang wahabi hanya berkembang pelan, sembunyi, namun tidak pernah jadi mayoritas.Tiga abad abad bukan waktu yang pendek namun realitanya Wahabi Salafi tetap jadi golongan kecil.

Nama besar Arab Saudi (karna ka`bah di Arab) tidak mempengaruhi umat islam untuk ikut jadi Wahabi karna pakar pakar umat islam tahu banyak jika Wahabi sesungguhnya perampok kekhailfahan yang sah. Jika saja Arab itu seperti masa kekhalifahan (bukan kerajaan ), tentu tidak demikian karna dimasa kekhalifahan justru Islam maju pesat. Ilmu pengetehuan dan tehnologi justru banyak dihasilkan oleh ide ide pakar Islam. Barat cuma nyolong dan hanya mengembangkan buah karya sarjana Islam.contoh saja aljabar.ibnu sina dll. Sejak perubahan kekuasaan Arab menjadi kerajaan dengan nama Arab Saudi (diberi embel embel Saudi dari nama ibnu Saud seolah olah negeri Arab miliknya) Islam tidak berkembang bahkan mundur.

Ditangan Wahabi Islam mundur kebelakang membuat Islam jadi bodoh kembali ke ala zaman jahiliyah namun tidak bisa menghindari moderenisasi (munafikun) tentu saja hal ini sangat diharapkan kaum Barat, karna lewat Wahabi Islam jadi kampungan dan mudah dikendalikan. Makin hebat aksi Wahabi dengan dakwah soal bid`ah syrik dan kafirnya, maka makin mudah kaum Barat mengendalikan umat Islam karna pastinya sesama Islam bakal perang saraf sesama Islam karena ulah Wahabi mencari cari kesalahan golongan lain dalam Islam.

Wahabi mengkafirkan umat Islam namun namun merangkul bangsa kafir sejati USA dan Inggris lewat AramCo sampai sekarang. Sekilas tentang Saudi Aramco dimiliki oleh Pemerintah Arab Saudi, Saudi Aramco merupakan perusahaan minyak yang terintegrasi dan pemain terkemuka di bidang eksplorasi dan produksi, pengolahan minyak, pengolahan petrokimia, distribusi, perkapalan, dan pemasaran. Perusahaan mengelola cadangan minyak terbukti sebesar 260 miliar barel, merupakan yang terbesar di dunia, dan mengelola cadangan gas terbesar keempat di dunia. Selain kantor pusatnya di Dhahran, Eastern Province, Arab Saudi, Saudi Aramco memiliki kantor afiliasi, perusahaan patungan dan anak perusahaan di China, Jepang, Belanda, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Amerika Serikat. Untuk informasi lebih lanjut tentang Saudi Aramco, silakan kunjungi saudiaramco .

Akhlak merupakan perilaku yang dilandaskan hati nurani. Sumber pijakan akhlak adalah Al-quran dan Sunnah, sehingga jika seseorang berperilaku yang tidak ada di dalam Al-quran atau Sunnah, maka tidak bisa dikatakan perilaku seseorang itu termasuk perilaku atau akhlak yang mulia. Baca Juga : Apa Itu Aqidah ? Masa kenabian diawali oleh Nabi SAW dengan mimpi-mimpi yang terbukti kebenarannya. Hal ini terjadi enam bulan sebelum kehadiran wahyu pertama. Kemudian pada bulan Ramadhan, setelah Nabi SAW berusia 40 tahun 6 bulan, beliau menyendiri di Gua Hira. Pada malam 17 Ramadhan, Malaikat Jibril menemui Muhammad SAW. Ketika itulah malaikat menyampaikan wahyu yang pertama, QS.

Baca Juga  : Ini Dia Sejarah Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW langsung kembali ke rumah dan menceritakan pengalaman beliau pada Khadijah, istri beliau. Kemudian Khadijah dan Nabi Muhammad SAW bertemu dengan pamannya, Waraqah bin Naufal, yang merupakan penganut Agama Nasrani taat. Kemudian Rasulullah SAW menceritakan semua pengalaman yang telah dialami. Waraqah pun membenarkan bahwa yang diterima Nabi Muhammad SAW adalah wahyu Allah SWT melalui Malaikat Jibril, yang pernah datang pula kepada Nabi Musa as. Selain bukti tersebut, terdapat pula beberapa bukti yang menunjukkan bahwa yang datang kepada Rasulullah ketika itu adalah Malaikat Jibril. Karenanya, tiada lagi alasan untuk memungkiri kebenaran risalah yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Beberapa minggu kemudian Malaikat Jibril datang kembali dan menyampaikan wahyu (QS. Al-Qalam, 68: 1-7), dilanjutkan dengan QS. Al-Muzammil, 73 : 1-8, QS Al-Mudatstsir, 74 : 1-7, dan seterusnya. Dengan turunnya wahyu keempat mulailah Rasulullah SAW berdakwah. Pertama-tama, ia melakukannya secara diam-diam. Orang yang pertama kali masuk Islam adalah Khadijah. Kemudian menyusul Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar, Zaid bin Haritsah, dan Ummu Aiman. Abu Bakar sendiri berhasil mengislamkan beberapa teman-temannya. Dakwah secara diam-diam ini menarik sebelas orang masuk Islam. Setelah dakwah secara diam-diam, turunlah perintah agar Rasulullah SAW berdakwah secara terang-terangan. Mula-mula ia mengundang beberapa karibnya. Melalui kesempatan ini, hanya sedikit yang menerimanya. Ada yang menolak dengan lembut, ada yang menolak secara kasar seperti Abu Lahab. Kemudian Rasulullah SAW berdakwah secara besar-besaran di Bukit Safa. Reaksi masyarakat ada yang berteriak, ada juga yang mengatakan Rasulullah SAW gila. Kemudian Abu Lahab mencela Rasulullah SAW. Saat berziarah ke Ka’bah, orang dari Yatsrib (Madinah) tertarik dengan dakwah Rasulullah SAW.

Ini Dia Sejarah Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW Ini Dia Sejarah Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW
Pakarsejarah.com – Perayaan ini umumnya dilaksanakan oleh umat islam hampir di seluruh dunia. Bertepatan tanggal 12 rabiul awal menjadi peringatan maulid nabi muhammad SAW. Kebanyakan umat islam yang merayakan maulid nabi adalah negara negara islam, seperti iran, indonesia, malaysia, australia, thailand, afrika dll. Maulid nabi ini ditujukan agar umat islam yang sekarang bisa mengetahui apa saja yang diperintahkan oleh nabi Muhammad SAW. Agar umat islam yang terpecah belah ini kembali ke sunnah dan mengikuti ajaran nabi Muhammad SAW. Atas dasar kecintaan umat islam kepada nabi muhammad SAW, beberapa umat islam pun membuat perayaan atas peringatan kelahiran nabi Muhammad SAW. Ada Beberapa kalangan berpendapat bahwa Maulid Nabi pertama kali muncul pada zaman Shalahuddin al-Ayyubi (1193 M).
Shalahuddin disebut menganjurkan umatnya untuk melaksanaan perayaan Maulid Nabi guna membangkitkan semangat jihad kaum Muslim. Kala itu, Shalahuddin dan umat Islam memang berada dalam fase berperang melawan pasukan atau tentara Salib. Kendati demikian, pendapat tersebut juga masih diperdebatkan. Mereka yang menolak bahwa Shalahuddin sebagai pelopor maulid beralasan, tidak ditemukan catatan sejarah yang menerangkan perihal Shalahuddin menjadikan Maulid Nabi sebagai bagian dari perjuangannya dalam Perang Salib.

Menurut beberapa pakar sejarah Islam, peringatan dan perayaan Maulid Nabi dipelopori oleh Dinasti Ubadiyyun atau disebut juga Fatimiyah (silsilah keturunannya disandarkan pada Fatimah). Al Maqrizi, salah satu tokoh sejarah Islam mengatakan, para khilafah Fatimiyah memang memiliki banyak perayaan sepanjang tahun. Antara lain perayaan tahun baru, hari Asyura, Maulid (hari kelahiran) Nabi, maulid Ali bin Ali Thalib, maulid Hasan dan Husain, maulid Fatimah al Zahra, perayaan malam pertama bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Syaban, perayaan malam pertama Ramadan, perayaan Idul Fitri dan Idul Adha, perayaan malam Al Kholij, perayaan hari Nauruz (tahun baru Persia), dan lainnya. Al Mawa’izh wal I’tibar bi Dzikril Khutoti wal Atsar, 1/490. Dinukil dari Al Maulid, hal. 20 dan Al Bida’ Al Hawliyah, hal. Asy Syekh Bakhit Al Muti’iy, seorang mufti dari Mesir, dalam kitabnya Ahsanul Kalam (hal.44) juga menyebut, yang pertama kali mengadakan enam perayaan maulid, salah satunya adalah Maulid Nabi adalah Al Mu’izh Lidnillah (keturunan Ubaidillah dari Dinasti Fatimiyah) pada 362 Hijriah.

Selain mereka, dalam beberapa buku sejarah juga disebutkan bahwa Dinasti Fatimiyah memang yang menginisiasi perayaan Maulid Nabi. Perlu diketahui sebelumnya, pemerintahan Fatimiyah berdiri pada 909 Masehi di Tunisia. Enam dekade kemudian, mereka memindahkan pusat kekuasaan ke Kairo, Mesir. Dua tahun setelah masuknya Shalahuddin al-Ayubbi ke Mesir, yakni sekitar tahun 1171, Dinasti Fatimiyah runtuh. Adanya perayaan Maulid Nabi oleh Dinasti Fatimiyah disebutkan antara lain oleh dua sejarawan dan ilmuwan pada masa Dinasti Mamluk, beberapa abad setelah masa hidup Shalahuddin. Walau terdapat simpang siur kapan awal mula nya maulid nabi. Yang bisa kita ambil hikmahnya adalah, dengan acara maulid nabi ini kita bisa mengenal nabi muhammad SAW dan juga para sahabatnya.

Baca Juga  : Perkembangan Study Islam Di Dunia Barat

Sehingga hal ini menjadi point penting dalam pemersatu umat islam yang ada didunia. Begitu juga peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, remaja Masjid At Tamini Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya menggelar lomba ke agamaan, yang puncaknya digelar di Masjid At Tamini, Sungai Kupah Sabtu (2/12/2017) siang. Dalam puncak kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, juga diisi dengan tausiah Ustaz Hamdani Sulma yang disimak antusias ratusan jemaah. Hamdani Sulma dalam tausiahnya menyampaikan beberapa pesan di antaranya, mengajak peran orangtua, dalam menciptakan generasi yang Islami dan berakhlak mulia sesuai yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Semasa berlangsungnya perang tersebut, Rufaida binti Sa’ad memimpin sejumlah kelompok perawat di medan perang untuk menyediakan pertolongan pengobatan. Bahkan Rasulullah menganjurkan supaya para prajurit yang terluka dibawa ke tenda Rufaidah agar segera mendapatkan perawatan. Sangat sedikit sekali literatur yang membahas mengenai Al-‘Ijliya, bahkan Al-Fihrist yang ditulis oleh Ibnu al-Nadim, salah satu buku yang memuat informasi mengenai Al- ‘Ijliya, tidak menyinggung banyak hal mengenai dirinya. Lalu siapa sebenarnya Al-‘Ijliya? Dalam Al-Fihrist bagian informasi mengenai ahli matematika, teknisi, praktisi aritmatika, musisi, ahli hitung, astrolog, pembuat alat, mesin dan automata, Ibnu al-Nadim menuliskan daftar teknisi, seniman, dan pembuat peralatan astronomi yang terdiri dari 16 nama dan Al-‘Ijliya merupakan satu-satunya wanita dalam daftar tersebut.

Al-‘Ijliya merupakan putri dari seorang ahli pembuat instrument/peralatan, dan sebagaimana ayahnya, ia juga merupakan bagian dari kelompok teknisi dan pembuat alat astronomi yang hidup pada abad kesembilan sampai kesepuluh. Al-‘Ijliya bekerja di tempat Sayf al-Dawla di Aleppo, dan ia merupakan murid dari Bitolus, yang mengajarinya berbagai hal tentang profesi tesebut, pembuat peralatan astronomi.